Kamis, 29 Maret 2012

Love.

"Aku tidak pernah merasakan bahagia sesungguhnya, sampai saat aku mendapatkanmu. Dan aku tidak pernah merasakan derita sebenarnya, sampai saat kini aku kehilanganmu."

Dia berada disana.
Jauh. Sangat jauh.
Hingga pandangan mataku tak mampu menggapainya.
Dan sela jiwaku tak mampu menggenggam hatinya.

Apa yang harus ku lakukan?
Aku tersadar dalam perih yang berkecamuk, aku tak pernah mendapatkan jawabannya.

Lalu, apa yang selalu aku lakukan?
Tidak ada. Selain menangis.

Beginikan yang seharusnya?

Aku mencintainya. Kurasa.
Namun, apa aku harus terus seperti ini? Seperti ini.
Terdiam dalam keheningan malam, menatap pilu masa lalu yang tak mungkin kugapai lagi, dan hanya meninggalkan luka membekas yang tak bisa kutolak.
Sakit. Dadaku selalu sesak tiap mengingatnya.

Aku menderita, dan tersiksa.

Mungkin memang beginilah cinta.
Disaat aku harus tetap tersenyum melihatnya pergi dan memilih wanita lain untuk hidupnya.
Mungkin...

by: erh.

0 komentar:

Poskan Komentar

---PERHATIAN---
Apabila Anda merasa artikel ini bermanfaat, boleh di share dimana saja. Tetapi mohon untuk menyertakan link sumbernya. Trimakasih :)