Rabu, 27 November 2013

Untitled (Semacam Puisi)

Dia datang.
Tak pernah terpikirkan sebelumnya.
Hal ini bahkan tak pernah sedikitpun melintasi otakku.
Dia datang.
Memasuki celah hidupku yang tadinya 'mungkin' biasa saja. Kurasa.
Dia datang.
Memberi segores warna pelangi dalam asaku.
Menyapa relung hatiku yang sepi. Sunyi.
Ia bukanlah Sang Surya, tapi cahayanya menyilaukanku.
Memaksaku untuk menyipitkan mata.

Ini tidak biasa.
Dia datang.
Memberi secercah harapan untuk ku tersenyum.
Merangkul duniaku dalam sekedip matanya.
Tak bergeming.
Tatapan itu bagai pelita.
Menyorot lembut menembus kalbu.
Dia benar-benar datang.
Memberikan janji-janji manis tuk masa depan.
Mengembalikan semua semangat hidup yang sempat terampas. Tandas.
Ya, dia memang datang.
Siapa yang mengira bahwa akhirnya dia akan pergi?


-ART

0 komentar:

Poskan Komentar

---PERHATIAN---
Apabila Anda merasa artikel ini bermanfaat, boleh di share dimana saja. Tetapi mohon untuk menyertakan link sumbernya. Trimakasih :)